Sragen merupakan kota kecil yang masih sepi dengan penghuni ,disini terdapat beberapa wisata alam yang mungkin bisa dinikmati diakhir pekan untuk refresing ataupun liburan akhir pekan.
1. Bayanan ( Pemandian Air Panas Di Puncak )
Kabupaten Sragen yang letaknya jauh dari jalur gunung berapi memiliki Sumber Air Panas Alam yang keluar dari dalam bumi dan terletak + 2 meter di atas sungai yang berada di sebelahnya. Sumber air panas tersebut terdapat di Dusun Bayanan. Pemandian Air Panas Bayanan merupakan salah satu daerah tujuan wisata minat khusus yang dimiliki oleh Kabupaten Sragen, dalam hal ini adalah untuk wisata kesehatan ( health tourism ) yang dipadukan dengan daya tarik wisata alam atau ekowisata. Menurut cerita yang berkembang di tengah masyarakat, air panas Bayanan dianggap memiliki banyak khasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit, seperti : rematik, gatal-gatal, dan penyakit lainnya. Sehingga oleh orang terdahulu sumber air panas itu dinamakan Hyang Tirto Nirmolo .
2. Kedung Ombo ( Waduk )
Waduk Kedung Ombo merupakan bendungan raksasa seluas 6.576 hektar yang areanya mencakup sebagian wilayah di tiga Kabupaten, yaitu; Sragen, Boyolali, dan Grobogan. Waduk yang membendung lima sungai itu terdiri dari wilayah perairan seluas 2.830 hektar dan 3.746 hektar lahan yang tidak tergenang air. Lokasi obyek wisata Waduk Kedung Ombo yang menjadi andalan Sragen terletak di Kecamatan Sumberlawang, sekitar 30 km dari pusat kota. Selain disuguhi pemandangan nan indah, para pengunjung Waduk Kedung Ombo bisa menikmati wisata air, menumpang perahu motor bertualang mengunjungi pulau-pulau yang bermunculan di tengah waduk. Anda penyuka ikan bakar atau hobi mengail ikan? Jangan khawatir, di Waduk Kedung Ombo juga tersedia tempat pemancingan sekaligus warung yang menjajakan aneka makanan olahan berbahan ikan. Begitu turun dari kendaraan di area parkir, aroma wangi ikan yang dibakar atau digoreng langsung menyergap, mengundang selera makan.
3. Kolam Renang Kartika
Kolam Renang Kartika merupakan salah satu objek wisata tirta andalan yang dimiliki oleh Kabupaten Sragen.Objek wisata ini terletak didalam kota dan mudah untuk dicapai. Berbagai fasilitas disediakan untuk mendukung kenyamanan pengunjung, antara lain kolam renang utama, kolam renang anak-anak yang dilengkapi dengan ban pengaman, kolam luncuran, kolam pemancingan, arena bermain, taman keluarga , dan kafetaria.
Kolam Renang Kartika dapat dicapai dengan melewati alun-alun kota , lalu belok ke kanan + 1,5 KM.
4. Taman Ndayu Park
Di Kabupaten Sragen telah berdiri sebuah tempat wisata bernuansa pedesaan yang sangat lengkap dan sarat dengan nilai pendidikan dan hiburan. Dayu Alam A sri begitulah objek wisata ini dinamakan. Sesuai dengan namanya, tempat wisata ini sangat dekat dengan nuansa alam nan asri. Terletak di Desa Dayu, Kecamatan Sragen sekitar 20 KM dari Kota Solo; Dayu Alam Asri menyimpan sejuta potensi yang siap dinikmati oleh para wisatawan dari berbagai usia. Selain karena keindahan alam pedesaan yang mempesona dengan deretan pohon jati yang menaungi areal seluas hampir 5 Ha, berbagai fasilitas pendukung telah disediakan demi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke tempat ini. Antara lain : mini zoo , wahana bermain dan ketangkasan, agrowisata, resort , pendopo pertemuan, gazebo, kolam renang lengkap dengan arena luncuran, resto, dan sebagainya.
5. Desa Wisata Batisrejo
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata (Dewi) Jambeyan, Jetis dan Sukorejo (Betisrejo) di Kecamatan Sambirejo, Sragen, mulai memetakan objek wisata yang dianggap paling menonjol di wilayah masing-masing.
Pemetakan objek wisata tersebut merupakan salah satu persiapan mereka dalam menyambut pengembangan Dewi Betisrejo yang akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.
6. Desa Wisata Batik Kliwonan
Desa Wisata Batik Kliwonan merupakan kawasan ekoturisme berkelanjutan dengan pemberdayaan warga lokal untuk mengangkat potensi ekonomi, keunikan, dan kearifan lokal dengan memperhatikan keseimbangan ekologi.
Anda dapat menikmati aktivitas wisata belanja batik berkualitas tinggi dengan harga murah. Berwisata sambil belajar membatik selama 3 jam dengan mendalam, belajar membuat gerabah sawah, mengenal proses bertani, wisata kuliner makanan khas desa, menjelajah desa, hingga fotografi alam. Desa ini menjamin hasrat wisata alam maupun wisata belanja Anda terpuaskan.
Bagi Anda yang berminat mendalami batik secara serius dan profesional maka dapat mengikuti pelatihan membatik untuk profesional selama 5 hari. Di sini Anda akan belajar teknik dasar pembatikan secara singkat dan cepat. Hasil belajar membatik dapat dibawa pulang.
7. Gunung Kemukus Sragen
Wisata Sragen di Desa Pendem, Kec. Sumberlawang, 45 km dari Kota Sragen, 29 km dari Solo, ada makam Pangeran Samudra, putera raja Majapahit terakhir, sendang Ontrowulan, pohon Nagasari.
8. Makam Joko Tingkir Sragen
Wisata Sragen di Desa Butuh, Kecamatan Plupuh, di pinggir Bengawan Solo, dan sebuah sampan yang konon pernah digunakan oleh Pangeran Joko Tingkir mengarungi Bengawan Solo.
9. Museum Sangiran Sragen
Wisata Sragen di Desa Krikilan, Kalijambe, dengan koleksi 13.806 fosil manusia dan hewan (2.931 dipamerkan), diantaranya Pithecanthropus erectus), perpustakaan, menara pandang, dll.
10. Pacuan Kuda Nyi Ageng Serang Sragen
Wisata Sragen di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, 29 km dari Kota Solo dan 31 km dari Kota Sragen, dengan panjang lintasan 600 m.
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts
Kondisi dan Letak Geografis Kota Sragen
kabupaten sragen merupakan salah satu kabupaten di propinsi Jawa Tengah.Secara geografis Kabupaten Sragen berada di perbatasan antara Jawa Tengah da Jawa Timur.Batas batas wilayah Kabupaten Sragen:
| Sebelah Timur | Kabupaten Ngawi (propinsi jawa timur) |
| Sebelah Barat | Kabupaten Boyolali |
| Sebelah Selatan | Kabupaten Karanganyar |
| Sebelah Utara | Kabupaten Grobogan |
| 40.037,93 Ha(42,52%) | Lahan basah(sawah) |
| 54.117,88 Ha(57,48%) | Lahan kering |
Wilayah Kabupaten Sragen berada di dataran dengan ketinggian rata rata 109 M diatas permukaa laut.Sragen menpunyai iklim tropis dengan suhu harian yang berkisar antara 19 31 º C.Curah hujan rata-rata di bawah 3000mm per tahun dengan hari hujan di bawah 150 hari per tahun.
Jumlah penduduk Sragen berdasarkan data tahun 2005 sebanyak 865.417 jiwa,terdiri dari 427.253 penduduk laki laki dan 438.164 penduduk perempuan.Kepadatan penduduk rata rata 919 jiwa/km2.
Luas Wilayah : 94.155 Ha
Luas Sawah : 40.129 Ha
Tanah Kering : 54.026 Ha
Dan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :
a. Sebelah selatan Bengawan Solo :
– Luas Wilayah : 32.760 ha (34,79 %)
– Tanah Sawah : 22.027 ha (54,85 %)
(9 Kec. 88 Desa & Kelurahan)
b. Sebelah utara Bengawan Solo :
– Luas Wilayah : 61.395 ha (65,21 %)
– Tanah Sawah : 18.102 ha (45,15 %)
(11 Kec. 120 Desa)
Pembagian administratif
Kecamatan: adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah kabupaten atau kota . Kecamatan terdiri atas desa-desa atau kelurahan-kelurahan .
Kabupaten Sragen terdiri atas 20 kecamatan , yang dibagi lagi atas sejumlah 208 desa dan kelurahan . Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Sragen .
Kecamatan tersebut :
| Gemolong Ngrampal Plupuh Sambirejo Sambungmacan |
Sragen Sidoharjo Sukodono Sumberlawang Tangen |
Tanon Gesi Gondang Jenar Kalijambe |
Karangmalang Kedawung Masaran Miri Mondokan |
Klimatologi Kabupaten Sragen mempunyai iklim tropis dan temperatur sedang dengan cuah hujan rata-rata dibawah 3.000 mm/tahun dan hari hujan dengan rata-rata dibawah 150 hari/tahun
source : wong kentir
Subscribe to:
Posts (Atom)